JODOH ADALAH CERMINAN DIRI KITA
Assalamualikum Wr.
Wb. ^-^ Hai para jomblowan/jomblowati heheh ups maaf, BTW yang nulis juga masih
jomblo hihi ^-^.......... Mudah-mudahan kita ada dalam lindungan Allah SWT,
Aamiin. Edisi kali ini kita coba ngebahas tentang jodoh nih heheheh, kalo
masalah jodoh pasti temen-temen pada semangat kan hehe...sebelumnya maaf ya
kalo misalkan ada kata-kata yang kurang pas atau gimana disini kita share saja
+ saling motivasi.
Masalah jodoh ya ? emh dalam mendapatka jodoh itu memang
banyak sekali rintangannya. Bagi seorang perempuan mungkin ada beberapa
kriteria calon suami yang diimpikan bener gak sih hihi ^-^ contohnya yang
pertama cakep agamanya, kedua keren akhlaknya, ketiga ningrat bibitnya, keempat
tinggi pendidikanya, kelima mapan kerjanya, dan satu lagi nih gak kalah penting
buat cewe-cewe jaman sekarang heheh .. kece penampilannya haha :D.
Eits... tunggu dulu temen-temen jangan khawatir dan
terbebani oleh kriteria-kriteria yang menjulang tinggi tersebut karena menurut Sobar D. Prabowo Jelas sekali, “Bahwa
sekuat apapun usaha kita, perkara jodoh
benar-benar diluar kuas kita” di tulis dalam buku (Jangan-Jangan Kita
Berjodoh). Nah makna dalam kutipan buku tersebut adalah kita harus tetap
berusaha dalam mendapatkan jodoh tapi... sebuah usaha yang ikhlas karena Allah
Ta’ala, karena kalo kita gak ikhlas itu ujung-ujungnya bakalan nyesek
temen-temen haha, pengalaman hihi.
Jadi dalam hal ini yang paling penting perbaiki dulu akhlak
kita. Ya... setidak nya walapun tidak
mencapi titik sempurna kita sudah berusaha lah ^-^, karena jodoh adalah
cerminan diri kita sendiri. “Wanita-wanita
yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik
adalah untuk wanita yang tidak baik pula.
Wanita yang baik untuk laki-laki
yang baik dan laki-laki yang baik untuk wanita yang baik.” (Qs. An
Nur:26).
Eh tapi.... kita juga mencoba berusaha meniatkan ibadah
kita bukan hanya demi mendapatkan jodoh yang baik, niatkan ibadah kita untuk
mencari Ridha-Nya. Adapun urusan jodoh apakah datang cepat atau lambat
pasrahkan saja Kepada-Nya.
Setuju gak ? ...da jodoh mah pasti bertemu atuh haha, maaf
ya bahasa Khas nya keluar maklum lah orang Campaka :D.
Dalam memperbaiki diri salah satunya kita harus “Menata
dulu niatnya” . kita jangan
terlalu berharap semuanya terwujud secara instan. Baru beberapa kali melakukan
shalat malam 12 rakaat, berdo’a, lalu merasa cukup dalam meminta. Ketika
ternyata apa yang diminta nggak cepat terkabul, langsung berburuk sangka bahwa
do’anya di abaikan Allah. (Jangan-Jangan Kita Berjodoh) Memang nya mie instan pengen cepet mulu, mie
instan juga harus di beli dulu, di buka dulu, di masak dulu haha masih ada
prosesnya kali ..... pengen nu enak wae ini mah :D.
Kerjakan dengan ikhlas, dan lakukan dengan rutin sebaikanya
kita nggak berharap mendapatkan hasil yang cepat hanya dengan sekali berdo’a.
(Jangan-Jangan Kita Berjodoh)
Yang terpenting adalah konsistensi. Lakukan yang wajib
dulu. Kemudian kalau udah merasa enjoy, lakukan ibada sunnah yang menurut kita
ringan. Biar sedikit tapi bisa dilakukan dengan rutin. Sembari pelan-pelan
meningkatkan ilmu agama dan memperbaiki ibadah.
Oiya belajar memperbaiki diri ada langkah-langkah simple
nya lho, mau tau gak ? emh kasih tau gak ya.... :D, hehe garing ya bercandanya,
yaudahlah daripada gigi kering langsung aja kita bahas langkah-lagkahnya. Yuk
kita cermati alur berikut.
1.
Kalau kita pernah pacaran, atau pernah berbuat sesuatu yang terlarag,
langkah pertama adalah shalat taubat. Lakukan shalat dua rakaat dan berdoalah
dengan sunngguh-sungguh bahwa kita nggak akan mengulangi kesalahan di masa
lalu.
2.
Perbaiki ibadah yang wajib dulu. Ini yang utama. Mulai dari shalat kita.
Lakukan secara rutin, nggak bolong, dan
di awal waktu. Mulai sekarang, sesibuk apapun, buatlah alasan untuk meluangkan
waktu untuk bisa menunaikan shalat.
3.
Lakukan perbaikan diri. Up-Grade ilmu
agama yang kita punya, dan ubah penampilan. Kalau tadinya masih suka berpaiakan
terbuka, mulailah memakai busana yang lebih sesuai dengan syariat.
4.
Lakukan ibadah sunnah yang mampu kita kerjakan. Bisa dengan shalat Dhuha,
Rawatib, Tahajud, atau lainnya juga puasa.
5.
Perbanyak membaca Al-Qur’an. Sebab di masa-masa perbaikan diri seperti
ini tentu ada banyak saat dimana kita galau, dan merasa lelah seperti Hayati *
apasih wkwkw curhat dikit gak papa kali ya...... .Inilah saat kita membutuhkan
penawar hati berupa antologi surat cinta dari Sang Maha Penyayang *Eh awas
salah jadi surat cinta untuk strala wkwk apasih :D
6.
Perbanyak sedekah
7.
Berbuat baik kepada kedua orang tua. Merasakan berbagai hambatan untuk
menikah ? mungkin, kita belum berdamai dengan kedua orang tua kita. Ada sesuatu
yang membuat ridha mereka tertahan di langit. Karena itu berbuat baiklah kepada
mereka. Mintalah maaf pada mereka, juga do’a.
Oke temen-temen mungkin itu dulu aja ya buat
pembahasan tentang “Jodoh”, lain kali kalau ada waktu luang atau ada permintaa
buat nulis lagi In Shaa Allah saya nulis lagi *haha ngarep banget ya buat ada yang
mintan nulis lagi. Oiya sekali lagi maaf bila ada kata-kata atapun penulisan
yang kurang tepat karena saya juga masih belajar hehe. Temen-temen boleh komen,
menambahkan, atau share pengalamannya di blog langsung atau di E-mail : gitahilmiyosiana@gmail.com. Mudah-mudah dari share
pengalaman temen-temen nanti ada inspirasi dan membuat kita semua termotivasi.
Aamiin.
Okay... untuk Close Statement kali ini “Jangan ragu atas Rencanya-Nya, tetap
semangat memperbaiki diri dengan ikhlas karena jodoh adalah cerminan kita”.
dan ini juga perlu kita tahu “Ketampanan
seorang pria terpendar dari tanggung jawabnya. Pesona seorang wanita terpancar
dari sikap dewasanya. Dan hal semacam ini hanya bisa di mengerti oleh mereka
yang paham hakikat mencintai”.
Mudah-mudah bermanfaat bagi kita semua,,, makasih
udah nyempetin baca. Bye Wassalamualaikum Wr. Wb.

2 komentar:
^-^ Alhamdulillah itu indah dan sangat bermanfaat, semoga allah memberikan jodoh yg baik untuk kita disuatu hari nanti pada waktu yg tepat, aku pun sama masih jomblo ko hehehe^-^, atau mungkin semoga kita dijodohkan oleh tuhan yh Maha Esa amiin..
Posting Komentar